Surabaya, 17 September 2026 — Program Studi Hukum Pidana Islam (HPI) Fakultas Syariah UIN Sultan Amai Gorontalo melaksanakan kegiatan benchmarking di Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA), Jawa Timur, Kamis, 17 September 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Program Studi HPI dalam memperkuat tata kelola program studi dan mempersiapkan pencapaian Akreditasi Unggul 2027.
Delegasi Program Studi Hukum Pidana Islam UIN Sultan Amai Gorontalo terdiri atas Ketua Program Studi HPI, Andi Muhammad Fuad, S.H., M.H., bersama Muammar, M.H. Kedatangan delegasi diterima oleh Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Ampel Surabaya, Dr. Hj. Suqiyah Musyafa’ah, M.Ag., bersama Wakil Dekan I, Dr. H. Mohammad Arif, Lc., M.Ag.
Benchmarking mengusung tema “Penguatan Tata Kelola Program Studi Menuju Akreditasi Unggul 2027.” Kegiatan ini menjadi forum pertukaran informasi dan pengalaman terkait pengelolaan program studi, sistem penjaminan mutu, serta strategi penguatan tata kelola dalam mendukung kesiapan akreditasi.
Sejumlah aspek menjadi bagian dari pembahasan dalam kegiatan benchmarking, meliputi tata kelola mutu program studi, penerapan siklus PPEPP, Audit Mutu Internal (AMI), Rapat Tinjauan Manajemen (RTM), pengelolaan data dan evidence akreditasi, serta penguatan budaya mutu di tingkat program studi.
Selain itu, benchmarking juga membahas pengelolaan dokumen mutu, pembagian peran antara unsur penjaminan mutu, fakultas, dan program studi, serta pengelolaan data dan dokumen pendukung akreditasi. Pertukaran praktik tersebut diharapkan dapat memberikan referensi bagi Program Studi HPI UIN Sultan Amai Gorontalo dalam mengembangkan tata kelola yang lebih terarah dan terdokumentasi.
Ketua Program Studi Hukum Pidana Islam UIN Sultan Amai Gorontalo, Andi Muhammad Fuad, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan benchmarking menjadi kesempatan bagi Prodi HPI untuk memperoleh informasi dan pengalaman dari Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Ampel Surabaya, khususnya dalam penguatan tata kelola dan kesiapan menghadapi proses akreditasi.
Hasil dari kegiatan benchmarking selanjutnya akan menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut bagi Program Studi HPI UIN Sultan Amai Gorontalo, terutama dalam penguatan dokumen mutu, pengelolaan data dan evidence, serta penyusunan langkah strategis menuju Akreditasi Unggul 2027.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Hukum Pidana Islam Fakultas Syariah UIN Sultan Amai Gorontalo terus mendorong penguatan tata kelola dan budaya mutu secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi.
